Selasa, 17 April 2012

Menjual Agama

Ulama Amplop
Di zaman waliyullah berkuasa di Nuswantara (Indonesia) pada Kesultanan Demak terutama, para wali tidak pernah meminta upah dalam dakwahnya. Malah para wali memberikan sedekah kepada santri-santri atau orang-orang yang menerima dakwah. Namun, di zaman sekarang kebanyakan ulama, kyai, mubaligh atau ustadz memasang tarif dalam dakwahnya. Kini cahaya Islam tertutup oleh umat Islam sendiri!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar