Ulama Amplop
Di zaman waliyullah berkuasa di Nuswantara (Indonesia) pada Kesultanan Demak terutama, para wali tidak pernah meminta upah dalam dakwahnya. Malah para wali memberikan sedekah kepada santri-santri atau orang-orang yang menerima dakwah. Namun, di zaman sekarang kebanyakan ulama, kyai, mubaligh atau ustadz memasang tarif dalam dakwahnya. Kini cahaya Islam tertutup oleh umat Islam sendiri!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar